Tampilkan postingan dengan label CULINARY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CULINARY. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Agustus 2011

Puding Coklat



PUDING COKELAT SUSU Resep Puding Cokelat Susu
Resep Puding Cokelat Susu

Bahan Puding Cokelat Susu :

Agar-agar bubuk cokelat, 2 bungkus
Gula pasir, 100 gram
Susu cair cokelat, 600 ml
Cokelat masak pekat, 100 gram, lelehkan
Pasta cokelat, 1 sendok teh
Garam, secukupnya

Bahan Saus :

Susu cair, 250 ml
Tepung maizena, 1 sendok teh
Gula pasir, 50 gram
Garam, secukupnya
Vanili bubuk, 1/4 sendok teh
Kuning telur, 1 butir, kocok

Cara membuat Puding Cokelat Susu :

Campur agar-agar, gula pasir, susu cair, dan garam. Aduk rata dan rebus di atas api sedang hingga mendidih sambil diaduk agar tidak pecah.
Masukkan cokelat masak pekat, masak hingga cokelat larut. Angkat, tambahkan pasta cokelat, aduk rata.
Tuang rebusan agar-agar ke dalam cetakan yang telah dibasahi air. Bekukan.
Saus : Rebus susu, tepung maizena, gula pasir, garam dan vanili hingga mendidih. Ambil 1 sendok sayur rebusan susu, tuang dalam kuning telur. Aduk rata.
Tuang kembali campuran kuning telur ke dalam rebusan susu. Rebus hingga mendidih dan kental sambil diaduk. Angkat dan dinginkan.
Keluarkan puding dari cetakan, sajikan puding dengan saus vanila.

Untuk 12 buah Puding Cokelat Susu

http://resepmasakanindonesia.info/resep-puding-cokelat-susu/

Kamis, 14 April 2011

Resep Wafel Belgia


Wafel Belgia adalah wafel yang terenak di dunia! Walau hampir mirip dengan wafel biasa, namun wafel ini lebih crispy dan lezat karena adanya ragi (yeast). Berikut ada resep untuk membuatnya, kalian mesti coba!


Untuk resep wafel Belgia yang dasar, kita akan memerlukan:


3 ¼ cangkir (500 gram) tepung terigu

1 sachet (7 gram) ragi kering / fermipan

4 telur

Susu sapi murni (Bisa dicamput air mineral supaya tekstur wafel lebih lembut)

250 gram mentega

Gula vanilla

Garam

Minyak


Bahan sudah lengkap? Bagus! Sekarang kita akan mulai membuat wafel Belgia dalam 9 langkah mudah!


1. Ambil secangkir susu dan panaskan hingga suam-suam kuku, lalu campur dengan ragi / fermipan. Sekarang kita bisa meninggalkan susu campur ragi itu untuk sementara.


2. Panaskan mentega, tapi segera hentikan begitu mentega sudah cair, jangan panaskan sampai berlebih (atau bahkan menggosongkannya!), karena rasanya akan menghilang.


3. Pisahkan kuning telur dengan putih telur. Kocok putih telur hingga menjadi busa / salju.


4. Sekaang ambil baskom yang SANGAT BESAR, masukkan semua tepung, gula vanilla (1 sachet) dan sedikit garam. Buat lubang di tengah-tengah adonan tepung dan isi lubang itu dengan mentega cair, susu yang sudah dicampur ragi, dan kuning telur.


5. Campur semuanya sambil dengan pelan-pelan ditambahi susu (dapat dicampur dengan air kalau mau). Semuanya harus dicampur dengan merata sampai tidak ada sedikitpun gumpalan. Mungkin kau bertanya, seberapa keras adonannya? Seberapa banyak susu? Adonannya harus keras, pikirkan pancake, dan adonannya harus jadi lebih keras dari itu.


6. OK, sekarang dengan pelan-pelan, campur busa dari putih telur ke dalam adonan… dan… STOP! Cukup mencampurnya.


7. Mungkin sekarang kalian sudah kelaparan, namun bagian tersulit dari resep ini baru akan dimulai – tinggalkan adonannya dalam suhu ruangan dalam jangka waktu yang lama. Seberapa lama? Hingga volume adonan berkembang menjadi dua kali lipat atau bahkan tiga kali lipat! Aku sudah mengingatkanmu untuk memakai baskom yang SANGAT BESAR. Kalo kamu sedang terburu-buru, ya tunggulah sampai 1 jam. Tapi jika kamu bisa, buat adonan wafel di malam hari dan tinggalkan adonannya semalam penuh sampai besok.


8. Gunakan minyak untuk melicinkan alat pembuat wafel (yang harus sangat panas! Panas! Panas!) supaya wafelmu tidak lengket. Tuangkan adonan di alat pembuat wafel, bakar hingga menjadi coklat keemasan.


9. Beri topping yang kau suka (maple syrup, es krim, berry, pisang, madu, dst…), dan nikmati wafel Belgiamu! ^^


http://johansenhalim.blogspot.com/2010/08/resep-wafel-belgia.html